Koperasi Tribuana IV
Koperasi Tribuana IV Batujajar "Belanja Dekat dan Lengkap", Kini telah dibuka "Pujasera Tribuana IV" cocok untuk wisata kuliner anda

Maribaya : Objek Wisata Alam & Kuliner dengan harga terjangkau



 Obyek wisata Maribaya terletak 4 Km di tenggara Lembang . Lokasi ini memiliki sumber mata air panas , taman dan juga air terjun setinggi 2,5 meter. Maribaya adalah tempat wisata yang banyak yang di kunjungi oleh keluarga, khususnya pada liburan akhir minggu. Mata air panas di Maribaya mengandung belerang yang nyaman berenang ataupun berendam.

 

Dari taman yang terdapat di Maribaya ini wisatawan dapat melakukan perjalanan (trekking) sejauh 6 Km selama sekitar dua hingga tiga jam kembali ke Dago di Bandung. Tracking melalui jalan kecil melewati lembah sungai yang menghijau hingga sampai ke Bukit Dago , tempat yang bagus untuk menikmati keindahan matahari saat tenggelam di ufuk barat.






Selamat Berkunjung...!!!










sumber : http://www.wisatalembang.com/2009/11/maribaya.html
Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

Kawasan Wisata Situ Patenggang - Bandung



Bandung emang gak ada abisnya kalo buat tempat wisata, Wara Wiri Wisata mau ngebahas tentang tempat wisata di Bandung selatan. berada di kawasan ciwidey ada sebuah situ yang sangat enak untuk dinikmati, ya Situ Patenggang dengan panorama yang indah adalah salah satu tempat yang sangat di rekomendasikan untuk para penikmat suasana alam.

Sebelum sampai di situ patengan, selama perjalanan kita akan di suguhkan pemandangan yang menarik yaitu perkebunan teh tertata rapi bak karpet / permadani yang tersusun rapi di samping kanan kiri jalan yang kita lalui,mhhhh sungguh pemandangan yang menyejukkan mata. 
  

Sejarah atau mitos mengenai Situ atau Danau ini muncul ke permukaan karena seorang pangeran keponakan Prabu Siliwangi, Ki Santang dan seorang putri gunung nan cantik jelita, Dewi Rengganis yang saling jatuh cinta. Namun perjalanan cinta mereka tidak semulus dan seindah yang dibayangkan oleh keudanya karena dipisahkan oleh keadaan. Sehingga air mata mereka membentuk sebuah situ atau danau. Selanjutnya danau itu dinamai dengan situ patenggang (lafal pa-teng-gang) yang diambil dari kata pateangan-teangan yang berasal dari bahasa sunda yang artinya saling mencari-cari.

Pada akhirnya mereka dapat berkumpul kembali pada sebuah batu di situ tersebut yang diberi nama batu cinta. Danau ini mendapatkan airnya dari sungai Cirengganis, bisa ditebak dari mana nama sungai ini kan?Konon siapapun yang pernah berkunjung dengan pasangannya, maka cinta mereka akan abadi. Karena hal tersebut terjadi karena mitos semoga pembaca dapat menyikapinya secara arif dan bijaksana… Kira-kira 50 km dari ibu kota kabupaten Bandung ke arah selatan, melewati Ciwidey suatu tempat persinggahan buat beli oleh-oleh makanan khas disana. Selanjutnya ke Situ Patenggang akan melewati perkampungan dan perkebunan teh yang dinikmati sepanjang perjalanan. 

 Luas kawasan wisata (danau/situ dan hutan) mencapai 150 ha.Di dalam danau terdapat berbagai jenis ikan, antara lain mujair, nila, ikan mas, nilem, lele, paray dan beunteur. Di sekitar danau hidup berbagai burung berparuh panjang, yang oleh masyarakat setempat dinamai burung blekek, tikukur, dan kaca mata. Di sekitar danau terdapat hutan lindung yang ditumbuhi rumput dan pepohonan khas Jawa Barat sejenis puspa (Scima waliechi), saninten (Castanopsisargentia), dan pasa (Cuercus sp). Konon disana masih terdapat binatang surili (Presbytis comata) yang kini diambang kepunahan.

Perjalanan menuju Situ patenggang cukup melelahkan perjalanan dengan jarak 46km dari Kota Bandung mungkin bisa dikatakan melelahkan pikiran,jiwa,dan raga (haduuuhhh..) apabila menyaksikan kemacetan jalan Kopo sebagai satu-satunya jalan akses yang mudah dibandingkan dengan jalur lainnya serta melelahkan otot-otot kaki kiri menahan kopling bagi sang supir. Jika anda sudah melewati fly over jalan tol Padalarang-Cileunyi selepas pintu tol Kopo maka anda akan menyadari bahwa perjalanan dari lingkar selatan jalan Soekarno-Hatta hingga kota Kabupaten Bandung di Soreang adalah datar, sejauh kira-kira 10km.kalo malas bawa kendaraan kita bisa juga menggunakan fasilitas angkutan umum dari terminal Ciwidey dengan tariff Rp. 5.000,- perorang termasuk tiket masuk (tiket masuk perkepala Rp. 1.000,-). Hal ini akan berbeda jika pengunjung menggunakan kendaraan pribadi (baik roda 2 maupun roda 4) atau dengan menggunakan bis rombongan.

Hal menarik lainnya yang dapat dinikmati para pengunjung di kawasan obyek wisata alam ini adalah setiap tahunnya diadakan acara ritual budaya syukuran yang dilakukan oleh masyarakat sekitar situ patenggang, syukuran ini dilakukan sebagai wujud dari rasa kecintaan dan kepedulian masyarakat terhadap tanah leluhurnya. Kegiatan yang dilakukan biasanya penanaman bibit tanaman di pulau cinta dan penebaran bibit ikan di sekitar kawasan Situ Patenggang.

Dan satu lagi yang mungkin tidak boleh terlupakan yaitu kebun strawberry yang tersedia di sepanjang jalan ciwidey menuju situ patenggang, salah satu yang unik dan dapat dinikmati ialah kita dapat langsung memetik serta menikmati strawbeey hasil petikan kita langsung dari pohonnya …

sumber : http://www.warawiriwisata.com/destinasi/wisata-indonesia-situ-patenggang-bandung/

Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

Bumi Perkemahan Ranca Upas


Bumi Perkemahan Ranca Upas adalah salah satu obyek wana wisata di daerah Ciwidey, Bandung Selatan. Tidak hanya pecinta alam yang menggunakan tempat ini untuk berkemah atau melakukan aktivitas alam lainnya. Wisatawan yang sedang berekreasi ke daerah Ciwidey pun dapat menyempatkan diri untuk mengunjungi obyek wana wisata ini. Lokasinya tidak jauh dari gerbang utama Kawah Putih Ciwidey, sebelum memasuki kawasan Perkebunan Teh Ranca Bali.
Obyek wana wisata Bumi Perkemahan Ranca Upas memiliki area seluas 215 ha memiliki kekayaan alam perbukitan serta hutan alam yang sangat luas. Di atas ketinggian sekitar 1.700 dpl, hawa yang sangat sejuk di kisaran 18-23C menambah suasana alam di kawasan ini semakin memikat. Hutan alam di kawasan ini ditumbuhi beberapa jenis pepohonan seperti Puspa, Jamuju, Huru, Kitambang, Kihujan, Hamirung, Kurai dan Pasang. Sementara fauna yang dapat ditemukan antara lain burung tekukur, gagak, elang serta surili, monyet dan macan [1].

Pengunjung akan dimanjakan oleh adanya obyek Penangkaran Rusa Ranca Upas seluas 4-5 ha yang berada di dalam kawasan ini. Kawanan rusa tipe jinak yang pada awalnya didatangkan dari Kebun Binatang Ragunan Jakarta menjadikan daya pikat tersendiri obyek wana wisata Bumi Perkemahan Ranca Upas ini [1].



:: Beberapa sudut pandang pemandangan di dalam kawasan Bumi Perkemahan Ranca Upas ::




:: Lokasi perkemahan di Bumi Perkemahan dan Penangkaran Rusa Ranca Upas ::
Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

Deretan penjaja ikan di Kampung Wisata Ciminyak Rancapanggung, Cililin, Kabupaten Bandung Barat menjadi tujuan utama wisata kuliner para wisatawan. 

BANDUNG BARAT – Pembangunan kawasan di Kabupaten Bandung Barat (KBB), khususnya bagian selatan belum optimal. Alhasil, banyak potensi wisata,kuliner khas hingga kerajinan khas Bandung Barat belum dikenal masyarakat luas. Infrastruktur yang buruk merupakan pemicunya.Tak heran apabila belum banyak wisatawan datang ke wilayah selatan Bandung Barat. 
Kecuali, bagi mereka yang benarbenar hobi berpetualang alam. Kawasan ini sangat cocok. Selalu ada emas di suatu daerah tandus. Istilah ini tepat untuk menggambarkan bagaimana kawasan selatan Bandung Barat menjadi salah satu objek menarik untuk dikunjungi. Bagi yang ingin refreshing berwisata alam sekaligus kuliner tidak harus selalu pergi ke Lembang,yang selama ini menjadi tujuan para wisatawan. 

Suatu kawasan di sekitar jembatan Sungai Ciminyak, Jalan Raya Rancapanggung Cililin, menawarkan wisata kuliner dan alam di pinggir genangan Waduk Saguling pun dapat menjadi pilihan berekreasi. Di sekitar jembatan yang menghubungkan antara Desa Mukapayung dan Rancapanggung berderet sekitar 11 tempat makan yang menyuguhkan berbagai menu ikan. 

Pengunjung bisa menikmati berbagai hidangan ikan air tawar. Ikan mas,gurame, lobster,belut,ikan gabus, patin, daging ayam,dan ikan nila dapat ditemukan dengan mudah. Bahkan, pengunjung bebas memilih dan mengambil ikannya sendiri untuk disajikan sambil menikmati keindahan Waduk Saguling. 

Bagi yang hobi memancing, tempat ini sangat pas.Ikan hasil tangkapan bisa langsung disantap setelah diolah, dibersihkan, dan dibakar di kios-kios makanan di tempat ini.Sebaliknya bagi yang tidak piawai memancing ikan, jangan khawatir tempat makan ini telah menyediakan berbagai jenis ikan segar yang ditampung di dalam kolam dan siap untuk disantap. 

Lokasi makannya pun berupa tenda dan kios-kios terbuka dengan suasana perbukitan hijau,gunung,hamparan sawah bertingkat, dan sungai Waduk Saguling dengan perahu-perahu nelayan penambak ikan yang hilir mudik melintas di atas genangan waduk. Yanto Hermansyah, 50, pedagang di sana, mengatakan wisata kuliner di Jembatan Ciminyak Waduk Saguling mulai banyak dikunjungi sekitar lima tahun lalu. 

Saat ini kawasan pedagang ikan di Jembatan Ciminyak banyak dikunjungi wisatawan, khususnya yang ingin menikmati kuliner ikan bakar atau goreng.Tidak sedikit pelanggannya berasal dari Jakarta, Bandung, dan Soreang. Pedagang lainnya,Ati,38, tampak sibuk menyiapkan dua ikan mas ukuran sedang yang dibakar menggunakan batok kelapa. Sebakul nasi pulen panas, kecap berisi potongan cabai dan bawang,sambal jahe dadakan, lalapan, dan segelas besar air teh tersaji komplit menggugah selera.

Ati mengatakan, selain warga lokal,yang banyak mampir ke tempatnya adalah warga Bogor, Cianjur, Sukabumi, dan Jakarta. Bahkan, turis mancanegara sering mampir ke tempat makannya. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata KBB Aos Kaosar mengungkapkan, tahun ini Kementerian Pariwisata sudah menetapkan Desa Rancapanggung dengan keberadaan Kampung Ikan sebagai salah satu desa wisata di KBB.

Desa wisata lainnya adalah Desa Cihideung dan Desa Sariwangi di Kecamatan Parongpong dan Desa Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat. ”Desa Wisata Ciminyak Rancapanggung sudah menjadi ikon. Kalau mau menikmati wisata kuliner khususnya ikan bakar atau goreng, tinggal datang ke tempat ini sambil menikmati pemandangan Waduk Saguling,”kata Aos. 

Sementara karakteristik desa wisata lainnya adalah Desa Cihideung memiliki kekhasan dengan objek wisata bunga potong. Sementara Desa Sariwangi, selain bunga potong, di tempat ini pun identik dengan wisata kuliner, udara yang sejuk, dan pemandangan asri. Untuk Desa Gunung Masigit sudah terkoneksi dengan keberadaan objek wisata Gua Pawon yang sudah melegenda serta handycraft dodol jambu dan dodol pisang. 

Kekhasan dan potensi objek wisata yang dimiliki itu menjadi indikator kebangkitan ekonomi masyarakat di suatu daerah.Hal itu yang menjadi penilaian dari pihak kementerian, di mana setiap desa memiliki potensi pariwisata dan industri kreatif layak mendapatkan bantuan dari pemerintah untuk segera dikembangkan
Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

TV ONLINE

Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati