Koperasi Tribuana IV
Koperasi Tribuana IV Batujajar "Belanja Dekat dan Lengkap", Kini telah dibuka "Pujasera Tribuana IV" cocok untuk wisata kuliner anda

SOSIALISASI UNDANG-UNDANG NOMOR 17 TAHUN 2012

Untuk melaksanakan amanat pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2012 perlu diadakan sosialisasi bagi gerakan koperasi maupun anggota dan calon anggota agar memahami dan mengerti serta dapat melaksanakan dengan baik peraturan-peraturan serta perubahan dalam sistem perkoperasian di Indonesia.

Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2012 telah disahkan pada tanggal 29 Oktober 2012 oleh Presiden Republik Indonesia dan diundangkan pada tanggal 30 Oktober 2012, di Jakarta oleh Menkumham sebagai pengganti Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992.


Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

Sejarah Bandung Lautan Api

SUATU hari di Bulan Maret 1946, dalam waktu tujuh jam, sekitar 200.000 penduduk mengukir sejarah dengan membakar rumah dan harta benda mereka, meninggalkan kota Bandung menuju pegunungan di selatan. Beberapa tahun kemudian, lagu "Halo-Halo Bandung" ditulis untuk melambangkan emosi mereka, seiring janji akan kembali ke kota tercinta, yang telah menjadi lautan api. 

Insiden Perobekan Bendera 

Setelah Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, Indonesia belum sepenuhnya merdeka. Kemerdekaan harus dicapai sedikit demi sedikit melalui perjuangan rakyat yang rela mengorbankan segalanya. Setelah Jepang kalah, tentara Inggris datang untuk melucuti tentara Jepang. Mereka berkomplot dengan Belanda (tentara NICA) dan memperalat Jepang untuk menjajah kembali Indonesia. 

Berita pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan dari Jakarta diterima di Bandung melalui Kantor Berita DOMEI pada hari Jumat pagi, 17 Agustus 1945. Esoknya, 18 Agustus 1945, cetakan teks tersebut telah tersebar. Dicetak dengan tinta merah oleh Percetakan Siliwangi. Di Gedung DENIS, Jalan Braga (sekarang Gedung Bank Jabar), terjadi insiden perobekan warna biru bendera Belanda, sehingga warnanya tinggal merah dan putih menjadi bendera Indonesia. Perobekan dengan bayonet tersebut dilakukan oleh seorang pemuda Indonesia bernama Mohammad Endang Karmas, dibantu oleh Moeljono. 


Tanggal 27 Agustus 1945, dibentuk Badan Keamanan Rakyat (BKR), disusul oleh terbentuknya Laskar Wanita Indonesia (LASWI) pada tanggal 12 Oktober 1945. Jumlah anggotanya 300 orang, terdiri dari bagian pasukan tempur, Palang Merah, penyelidikan dan perbekalan. 



Peristiwa yang memperburuk keadaan terjadi pada tanggal 25 November 1945. Selain menghadapi serangan musuh, rakyat menghadapi banjir besar meluapnya Sungai Cikapundung. Ratusan korban terbawa hanyut dan ribuan penduduk kehilangan tempat tinggal. Keadaan ini dimanfaatkan musuh untuk menyerang rakyat yang tengah menghadapi musibah. 


Berbagai tekanan dan serangan terus dilakukan oleh pihak Inggris dan Belanda. Tanggal 5 Desember 1945, beberapa pesawat terbang Inggris membom daerah Lengkong Besar. Pada tanggal 21 Desember 1945, pihak Inggris menjatuhkan bom dan rentetan tembakan membabi buta di Cicadas. Korban makin banyak berjatuhan. 

Bandoeng Laoetan Api 

Ultimatum agar Tentara Republik Indonesia (TRI) meninggalkan kota dan rakyat, melahirkan politik "bumihangus". Rakyat tidak rela Kota Bandung dimanfaatkan oleh musuh. Mereka mengungsi ke arah selatan bersama para pejuang. Keputusan untuk membumihanguskan Bandung diambil melalui musyawarah Majelis Persatuan Perjuangan Priangan (MP3) di hadapan semua kekuatan perjuangan, pada tanggal 24 Maret 1946. 



Kolonel Abdul Haris Nasution selaku Komandan Divisi III, mengumumkan hasil musyawarah tersebut dan memerintahkan rakyat untuk meninggalkan Kota Bandung. Hari itu juga, rombongan besar penduduk Bandung mengalir panjang meninggalkan kota. 



Bandung sengaja dibakar oleh TRI dan rakyat dengan maksud agar Sekutu tidak dapat menggunakannya lagi. Di sana-sini asap hitam mengepul membubung tinggi di udara. Semua listrik mati. Inggris mulai menyerang sehingga pertempuran sengit terjadi. Pertempuran yang paling seru terjadi di Desa Dayeuhkolot, sebelah selatan Bandung, di mana terdapat pabrik mesiu yang besar milik Sekutu. TRI bermaksud menghancurkan gudang mesiu tersebut. Untuk itu diutuslah pemuda Muhammad Toha dan Ramdan. Kedua pemuda itu berhasil meledakkan gudang tersebut dengan granat tangan. Gudang besar itu meledak dan terbakar, tetapi kedua pemuda itu pun ikut terbakar di dalamnya. Staf pemerintahan kota Bandung pada mulanya akan tetap tinggal di dalam kota, tetapi demi keselamatan maka pada jam 21.00 itu juga ikut keluar kota. Sejak saat itu, kurang lebih pukul 24.00 Bandung Selatan telah kosong dari penduduk dan TRI. Tetapi api masih membubung membakar kota. Dan Bandung pun berubah menjadi lautan api. 



Pembumihangusan Bandung tersebut merupakan tindakan yang tepat, karena kekuatan TRI dan rakyat tidak akan sanggup melawan pihak musuh yang berkekuatan besar. Selanjutnya TRI bersama rakyat melakukan perlawanan secara gerilya dari luar Bandung. Peristiwa ini melahirkan lagu "Halo-Halo Bandung" yang bersemangat membakar daya juang rakyat Indonesia. 



Bandung Lautan Api kemudian menjadi istilah yang terkenal setelah peristiwa pembakaran itu. Banyak yang bertanya-tanya darimana istilah ini berawal. Almarhum Jenderal Besar A.H Nasution teringat saat melakukan pertemuan di Regentsweg (sekarang Jalan Dewi Sartika), setelah kembali dari pertemuannya dengan Sutan Sjahrir di Jakarta, untuk memutuskan tindakan apa yang akan dilakukan terhadap Kota Bandung setelah menerima ultimatum Inggris. 

Jadi saya kembali dari Jakarta, setelah bicara dengan Sjahrir itu. Memang dalam pembicaraan itu di Regentsweg, di pertemuan itu, berbicaralah semua orang. Nah, disitu timbul pendapat dari Rukana, Komandan Polisi Militer di Bandung. Dia berpendapat, “Mari kita bikin Bandung Selatan menjadi lautan api.” Yang dia sebut lautan api, tetapi sebenarnya lautan air” 

A.H Nasution, 1 Mei 1997

Istilah Bandung Lautan Api muncul pula di harian Suara Merdeka tanggal 26 Maret 1946. Seorang wartawan muda saat itu, yaitu Atje Bastaman, menyaksikan pemandangan pembakaran Bandung dari bukit Gunung Leutik di sekitar Pameungpeuk, Garut. Dari puncak itu Atje Bastaman melihat Bandung yang memerah dari Cicadas sampai dengan Cimindi. 



Setelah tiba di Tasikmalaya, Atje Bastaman dengan bersemangat segera menulis berita dan memberi judulBandoeng Djadi Laoetan Api. Namun karena kurangnya ruang untuk tulisan judulnya, maka judul berita diperpendek menjadi Bandoeng Laoetan Api. 

Sumber: Bandung Society For Herritage Conservation
Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

Tekno : 5 Faktor Mengapa Android Lebih Unggul Dibanding iOS

Kini ada 4 Platform Mobile yang bisa dibilang sangat mendominasi perangkat Gadget dunia, baik perangkat Smartphone ataupun Pc Tablet. Keempat platform tersebut diantaranya adalah Android, iOS, BlackBerry dan juga Windows Phone. Namun dari keempat platform tersebut Android dan iOS masih berada jauh lebih populer meninggalkan BlackBerry dan Windows Phone. Antar Android dan iOS pun tentu terjadi perseteruan cukup hebat, kedua platform populer ini pasti memiliki kelebihan dan kekurangannya masing – masing. Seperti ada 5 faktor yang bisa dibilang sebagai kelebihan dari Android yag tidak dimiliki oleh iOS. Apa sajakah kelebihan tersebut ? ini dia diantaranya.

1. Desain dan Layar Lebih Beragam
Jika iOS mungkin hanya dikembangkan oleh satu perusahaan saja yaitu Apple, berbeda dengan Android yang dikembangkan oleh banyak sekali perusahaan sebut saja Samsung, Asus, Acer, Lenovo, dan masih banyak perusahaan lainnya. Hal ini tentu menguntungkan Android karena semakin banyak perusahaan yang mengembangkan platform tersebut maka semakin banyak pula hadir berbagai model yang berbeda pada setiap perangkat Android.
Pada bagian layar pun Android bisa dikatakan lebih untung dengan banyaknya pilihan ukuran layar yang bisa digunakan, yaitu antara 3 Inci hingga 7 Inci. Sedangkan Apple hingga saat ini hanya memiliki 2 pilihan ukuran layar yaitu 3.5 Inci seperti yang terdapat pada iPhone generasi pertama hingga iPhone 4S, dan juga layar berukuran 4 Inci seperti yang terdapat pada iPhone 5.
2. Tersedia Dukungan Slot MicroSD Card
Hingga saat ini kapasitas penyimpanan internal yang paling umum digunakan untuk perangkat mobile adalah 8 , 16, 32, dan 64 GB. Keempat kapasitas tadi selalu hadir menjadi pilihan bagi setiap perangkat iPhone – iPhone terbaru. Namun kapasitas tersebut adalah harga mati karena iPhone tidak dilengkapi dengan slot MicroSD Card. Sehingga para pengguna tidak bisa memperbesar kapasitas perangkat iPhone yang mereka miliki.
Berbeda dengan iPhone, kebanyakan perangkat berbasis Android memiliki slot MicroSD Card. Sehingga para pengguna dapat memanfaatkannya untuk memperluas kapasitas penyimpanan. Misalnya saja jika perangkat anda memiliki kapasitas penyimpanan internal sebesar 64 GB dan anda menambahkan sebuah MicroSD Card dengan kapasitas yang sama maka anda akan memiliki kapasitas penyimpanan sebesar 128 GB dan tentu jauh lebih leluasa ketimbang perangkat iPhone.
3. Penggunaan Charger USB Standar
Para pengguna kadang meresakan sedikit keberatan ketika harus membawa berbagai macam aksesori. Yang paling wajib untuk dibawa biasanya adalah Charger, karena jika baterai perangkat anda habis maka anda tidak akan dapat menggunakannya lagi. Jadi baterai bisa diibaratkan adalah nyawa bagi perangkat anda.
Perangkat iPhone 5 hadir dengan memiliki sedikit perbedaan dari perangkat besutan Apple lainnya, yaitu penggunaan port charger, jika pada perangkat lain menggunakan port charger 30 pin, iphone 5 menggunakan port charger 8 pin. Berarti secara tidak langsung jika anda memiliki perangkat iPhone 5 dan juga perangkat iPad generasi lama maka anda harus membawa dua buah jenis charger.
Sedangkan untuk perangkat berbasis Android rata – rata menggunakan port charger yang sama yaitu port berjenis Micro USB.  Sehingga anda hanya memerlukan satu buah charger untuk segala perangkat anda.
4. Bisa Ganti Baterai
Desain Unibody yang diusung oleh perangkat iPhone memang keren dan cukup menarik banyka perhatian, akan tetapi dengan mengusung desain tersebut komponen baterai pada perangkat tersebut tidak bisa di bongkar pasang sendiri. Hal tersebut tentu menjadi sebuah kerugian karena jika komponen baterai pada perangkat tersebut rusak atau sudah mengalami kondisi bocor maka anda tidak bisa memperbaikinya sendiri.
Berbeda dengan iPhone, sebagian besar perangkat Android memungkinkan penggunany6a untuk melepas dan memasang baterai sendiri layaknya sebuah ponsel biasa. Mungkin ada beberapa perangkat Android yang sama seperti iPhone mengusung desain unibody namun itu hanya sebagian kecil saja.
5. Sinkronisasi Data Google
Para pengguna iPhone mungkin sedikit harus kerepotan jika ingin mengsinkronisasi data Google kedalam perangkatnya. Karena data akun tersebut harus diinputkan satu persatu- satu secara manual ke masing – masing perangkat Google.
Sementara itu kemudahan dialami oleh pengguna perangkat Android. para pengguna cukup menginputkan aku  Google kepada perangkat tersebut dan secara otomatis semua aplikasi Google akan langsung melakukan singkronisasi.

sumber : http://kliknklik.com/blogs/5-faktor-mengapa-android-lebih-unggul-dibanding-ios/
Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati


Jumlah aplikasi Android di Google Play Store memang masih belum sebanyak iOS di (Apple) App Store. Meski begitu, jumlah aplikasi Android saat ini bisa dibilang lebih dari cukup dan akan terus mendekati angka aplikasi iOS.


Sampai Maret 2013, jumlah aplikasi yang telah tersedia di Google Play Store telah menyentuh angka 700.000, angka yang sudah mendekati jumlah aplikasi berbasis iOS.


Dari ratusan ribu aplikasi yang terdapat di Google Play Store, berikut ini 10 aplikasi eksklusif untuk sistem operasi buatan Google tersebut, yang tidak tersedia untuk iPhone, dikutip dari BusinessInsider
1. DeskSMS. Aplikasi ini mengizinkan penggunanya untuk mengirimkan pesan teks (SMS) dan juga gambar dari perangkat Android ke desktop PC melalui Gmail, Google Talk, dan peramban Google Chrome. Harga: Gratis.

2. WiFi Analyzer. Aplikasi tersebut akan memberikan gambar mengenai seberapa kuat jaringan WiFi di sekitar pengguna dalam bentuk grafis. Harga: Gratis.

3. Weather Bomb. Ini bukanlah aplikasi tentang ramalan cuaca yang sama pada umumnya. Weather Bomb mampu menghadirkan prediksi cuaca dengan sangat mendetil. Penjelasan mengenai prediksi tersebut akan hadir dalam bentuk grafis dan tabel yang sangat mudah untuk dibaca. Harga: Gratis.

4. Google Skymap. Saat pengguna mengarahkan smartphone ke langit malam, aplikasi ini mampu memberi informasi mengenai rasi bintang, planet, dan bintang. Harga: Gratis.

5. BetterBatteryStats. Aplikasi ini mampu menganalisis semua aplikasi yang bekerja di smartphone. Hasil analisisnya, aplikasi tersebut akan memberi tahu aplikasi mana yang menyedot daya baterai paling banyak. Harga: 2.89 dollar AS.

6. APP Lock. Dengan menggunakan aplikasi ini, pengguna dapat melindungi aplikasi lain yang terinstal di smartphone Android dengan menggunakan kata sandi. Harga: Gratis.

7. SwiftKey 3. Aplikasi tersebut mampu membantu pengguna mengetik dengan lebih akurat. SwiftKey mampu memberikan prediksi dan koreksi dari setiap kata yang diketik. Harga: 3.99 dollar AS.

8. Tasker. Aplikasi yang satu ini mengizinkan pengguna untuk melakukan tweak terhadap beberapa fitur spesifik ponsel, seperti menyalakan lampu flash apabila ada pesan yang masuk. Tasker sendiri menyediakan lebih dari 200 perintah. Harga: 6.49 dollar AS.

9. Friday. Aplikasi yang membantu mengingatkan kegiatan yang sudah pernah dilakukan. Friday juga mengizinkan pengguna untuk berbagi dan mencatat aktifitas favorit yang sudah dilakukan sepanjang hari. Harga: Gratis.

10. Robin. Penantang Siri yang sebenarnya. Aplikasi ini sudah hadir sebelum Google Now dirilis. Pengguna dapat mencari arah, tempat lokal, informasi lalu lintas, dan masih banyak lagi, hanya dengan menggunakan suara. Harga: Gratis. 


sumber : http://tekno.kompas.com/read/2013/04/01/11132623/10.aplikasi.yang.hanya.ada.di.android
Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati